salam maal hijrah..

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

pukul 1148,25disember09,8muharam1431H..

salam teristimewa buat sahabat2 sekalian.rasanya belum terlambat bagi ana untuk mengucapkan salam maal muharam buat semua..cepatnya masa berlalu,sekejap pejam sekejap celik..rupanya telah bertambah satu tahun dalam umur kita..

teringat ana suatu hadith yang diucapkan oleh Baginda Junjungan Mulia,Penghulu Para Nabi..mafhumnya,

"tidak akan berlaku hari kiamat sehinggalah manusia merasa waktu berputar semakin hari semakin cepat.kerana umatku pada waktu itu(akhir zaman) semakin hari semakin kurang amalannya,bakhil,kedekut,tamak dan pada ketika itu banyak berlaku fitnah dan peperangan"

sama2 lah kita hayati dan muhasabah diri kita,ye sahabat2 sekalian.

astaghfirullah..rasanya diri ini belum menjadi hamba yang terbaik kepada Allah.sama2 lah kita berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah dalam apa jua amalan kita seharian.janganlah kita sekadar menjadi hamba Allah di tikar sembahyang.dalam erti kata yang lain tidak menghayati dan mempraktikkan nilai2 islam dalam kehidupan seharian.sesungguhnya islam itu diturunkan sebagai agama yang syumul,seharusnya islam dijadikan asaa kepada kehidupan.

Alangkah indahnya andai kita semua menghayati dan mempraktikkan islam dalam apa jua yang kita lakukan..pastinya aman dan harmoni kehidupan di dunia ini.

wallahu'alam..






>> lirik lagu : a shoulder to cry on..

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

pkul 1818 on 08disember2009.

salam ukhuwwah buat sahabat2..ana nak kongsi sebuah lagu b.i..liriknya sangat menyentuh hati,,ana tujukan khas buat sahabat2..

lagu ni ana fus time dengar time ana dalam teksi,,sorang uncle india tu bukak radio then tibe2 keluar lagu ni.ana tak suka pun dengar lagu b.i,tapi lirik lagu ni buat ana tersentuh.ana sebenarnya tak tau pun judul lagu ni,tapi time ana duk dengar lagu ni,penyanyi tu asyik duk ulang " shoulder to cry"..so,ana try la cari,kat dalam youtube..ade rupanya dan judul yg betul adalah " a shoulder to cry on" by Tommy Page.ni dia lirik lagu ni..sama2 kita hayati..

A shoulder to cry on...

Life is full of lots of up and downs,

But the distance feels further,
When it's headed for the ground,
And there's nothing more painful,
Than to let your feeling take,
You down.

It's so hard to know,
The way you feel inside,
When there's many thoughts,
And feeling that you hide,
But you might feel better,
If you let me walk with you,
By your side,

And when you need,
A shoulder to cry on,
When you need,
A friend to rely on,
And when the whole world is gone,
You won't be alone,
Cause i'll be there,
I'll be your shoulder to cry on,
I'll be there,
I'll be yur friend to rely on,
When the whole world is gone,
You won't be alone cause i'll be there,

All of the times,
When everything is wrong,
And you're feeling like,
There's no use going on,
You can't give it up,
I'll help you work it out,
And carry on,

Side by side,
With you till the end,
I'll always be the one to firmly hold your hand,
No matter what there said or done,
Our love will always continue on,

Everyone needs a shoulder to cry on,
Everyone needs a friend to rely on,
When the whole world is gone,
You won't be alone,
Cause i'll be there,
I'll be your shoulder to cry on,
I'll be there,
I'll be your friend to rely on,
When the whole world is gone
You won't be alone,
Cause i'll be there,
You have my shoulder to cry on,
I'll be there
I'll be the one to rely on,
When the whole world is gone,
You won't be alone,
Cause i'll be there,

And when the whole world is gone,
You always have my shoulder to cry on.



mencari erti sebuah pengorbanan..siri 1

pkul 2320,06disember2009..

salam buat semua sahabat2..salam aidiladha buat semua,alhamdulillah kerana Allah masih menganugerahkan kesempatan nyawa untuk kita menyambut aidiladha tahun ini.

bila bercakap tentang aidiladha/hari raya korban ni..kita mesti terbayang dengan peristiwa bersejarah yang terjadi di sebalik sambutan penuh bermakna ni..

ya..sejarah di mana melibatkan dua orang nabi utusan Allah..Nabi Ibrahim a.s dan anakandanya Nabi Ismail a.s..mari kita soroti bersama kisah penuh erti ini.sebuah kisah teladan pengorbanan yang dititipkan olehNya untuk dihayati oleh umat  manusia.

firman Allah dalam surah As-saffat :102-107..yang bermaksud,

Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya,Ibrahim berkata; “wahai anakku!sesungguhnya aku bermimpi bahawa aku menyembelihmu.maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia Ismail menjawab; “wahai ayahku!lakukanlah apa yang diperintahkan Allah kepadamu.InsyaAllah engkau akan mendapati aku termasuk orang yang sabar.”

Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia(Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipisnya (untuk melaksanakan perintah Allah),

lalu kami panggil dia, “wahai Ibrahim”

“sungguh,engkau telah membenarkan mimpi itu”.sungguh ,demikianlah kami memberi balasan kepada orang2 yang berbuat baik.

Sesungguhnya ini benar2 ujian yang nyata.

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

Sahabat2ku..begitu tulus dan luhurnya peribadi kedua-dua utusan Allah ini hingga sanggup berkorban apa sahaja demi melaksanakan perintah Allah.

Sebenarnya,pengorbanan Nabi Ibrahim bermula sejak sekian lama.saat dirinya disimbahi dengan petunjuk Allah,baginda tega berpaling daripada kehidupan kaumnya yang menyembah berhala malah ayahnya sendiri adalah tukang pembuat berhala.Nabi Ibrahim berhasil dalam pencarian mencari Pencipta dirinya dan seluruh alam ini,iaitu Allah Rabbul Jalil..pengorbanan Nabi Ibrahim juga terbukti dalam peristiwa baginda meninggalkan Siti Hajar dan anakanda tercinta yang baru dilahirkan ketika itu,Nabi Ismail a.s di tengah2 terik panasnya mentari padang pasir kerana perintah Allah..dan banyak lagi peristiwa2 yang memaparkan nilai2 pengorbanan kedua-dua insan pilihan Allah ini.rasa2nya sahabat2 boleh semak sendiri,ye.

sahabat2ku..sama-samalah kita renungi dan hayati nilai2 pengorbanan ini.tanyalah pada diri kita..apakah kita betul2 memahami hakikat pengorbanan itu sendiri?

>> kita memang bukan sempurna..(2)


:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

pkul 21.23 on 14nov2009..



" kita memang bukan sempurna "

kerana itu janganlah terlalu meletakkan high expaction pada orang keliling.mereka juga manusia biasa dan kita juga manusia biasa.usah terlalu berharap..takut nanti kecewa yang datang.letakkan pengharapanmu sekadarnya,kerana kita memang bukan sempurna.sebaliknya bergantung haraplah hanya pada DIA,nescaya kita tidak akan kecewa,kerana DIA MAHA SEMPURNA..Allah Rabbul Jalil.

" kita memang bukan sempurna "

Allah Maha Tahu,kerana kita adalah makhluk cipataanNya..kerana itu Allah telah menganugerahkan Al-Quran sebagai petunjuk kepada kita dalam menghadapi hidup penuh pancaroba.tidak akan sesat selama-lamanya mereka yang berpegang pada dua perkara iaitu Al-Quran dan As-Sunnah.

firman Allah dalam surah an-Nisa' ayat 136 & 137.

" wahai orang2 yang beriman!tetaplah beriman kepada Allah & rasulnya (Muhammad) dan kepada kitab(Al-Quran) yang diturunkan kepada RasulNya,serta kitab yang diturunkan sebelumnya.barangsiapa ingkar kepada Allah,malaikat2Nya,kitab2Nya,Rasul2Nya dan Hari Kemudian,maka sungguh,orang itu telah tersesat sangat jauh. "

" sesungguhnya oarng2 beriman lalu kafir,kemudian beriman (lagi),kemudian kafir lagi,lalu bertambah kekafirannya,maka Allah tidak akan mengampuni mereka,dan tidak(pula) menunjukkan kepada mereka jalan (yang lurus). "

semuga Allah menunjukkan kita jalan yang lurus..ameenn

^^ lirik nasyid : tangisan rindu

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

pkul 0815 on 12nov2009

Tangisan Rindu

Munsyid : Wildan
http://liriknasyid.com

^Saban malam ku meniti waktu
Saat yang belalu terusku tunggu
dikalainsan terus trlena
hatiku ini ingin teus berjaga^

Dikala sepiku sendiri
mencari sinar dikegelapan malam
airmataku becucuran
kerna rindu ku yang tak pernah padam

*Tangisanku mendayu-dayu
mengharap kasih dari yang satu
kutahucinta kuterbalas
kerna dialah pemilik cinta sejati*
Oh Tuhan tunjukanlah jalan
merentai rasa cintaku
citra rindudan kasihku
yang kudambakan hanya untukMu

Usahlah Kau palingkan cinta
yang suci murni lagi sejati
kerna aku hanya ada sekeping hati
yang rapuh dan tak berdaya

#Moga rinduku kan terubat
lantaran kasihMu yang murni
Tangisan rinduku
hanya untukMu.#

Allahumma anta robbi
Zolam tu naf-si
Wa-illam -ta'fiq-li
Wa-tar -ham -ni
La -aku-nan na minal-ko-si-rin

Allahummaantarobbi
a-in-ni-ala -
Zikrika-Was-syu'rika
wa-husni-min-iba-datik

Allahumma antarobbi

takh-tim-ni-ya Allah

hus-hus ni ko-ti-mah
wa-la takh-tim-a'laiya


Allahumma antarobbi
ta-qab-bal min-ni doa-in-ni
innaka-antas-samiul-a'lim
Wa-tub alaiya ya ALLAH in-naka
antas-samiul a'lim

repeat * until*
repeat# until #
repeat ^ until ^


>> kita memang bukan sempurna..

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

pkul1904 11nov09..

entah kenapa ana terpanggil untuk membicarakan tajuk ini.namun sememangnya inilah yang terngiang-ngiang di hati ana kebelakangan ini.

" kita memang bukan sempurna "

ungkapan di atas mungkin boleh digayakan dalam nada sesal,nada membela diri atau nada meyakinkan diri atau apa2 saja yang bisa.nada yang berlainan sememangnya membawa maksud yang lain juga..boleh jadi seseorang itu menyesal atas perbuatannya atau mencuba membela dirinya yang melakukan kesalahan atau mencuba meyakinkan dirinya bahawa it's ok to do mistake..atau apa2 saja yang lain.

" kita memang bukan sempurna "

tidak dinafikan manusia itu makhluk terbaik ciptaan Allah,lebihnya manusia kerana akal yang dimilikinya berbanding makhluk yang lain.namun,tiada manusia yang sempurna,melainkan Nabi Muhammad S.A.W yang maksum.

" kita memang bukan sempurna "

namun ini bukan alasan untuk tidak berusaha menjadi manusia yang sempurna..sempurna sebagai seorang hamba kepada Allah dan sempurna sebagai seorang manusia kepada manusia yang lain.berusaha dan terus berusaha walau hakikatnya kita memang bukan sempurna.sesunggunhya yang dipandang Allah adalah usaha kita,bukan hasil usaha..faiza 'azamtu fa tawakkal 'ala Allah.

" kita memang bukan sempurna "

itulah hikmahnya Allah ciptakan manusia dengan variasi,supaya manusia itu saling berkenal dan saling melengkapi..laksana sebuah jigsaw puzzle.setiap dari kita menjadi serpihan2 yang melengkapi yang lain lalu akhirnya membentuk sebuah jigsaw puzzle yang sempurna.

...to be continued..

Bagaimana kita sepatutnya menerima nasihat.

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

pkul 10.14pagi on 10 november 2009.

ana memetik nasihat ke-2 dalam buku "AYYUHAL WALAD" karangan Al Imam Hujjatul Islam(Imam Al-Ghazali Rahimahullah)..

wahai anakku yang tercinta..

memberi nasihat itu sebenarnya mudah sahaja dan yang berat ialah menerima isi nasihat tersebut kerana setiap nasihat itu dirasakan tersangat pahit bagi sesiapa yang mengikuti kehendak hawa nafsunya.

nafsu sangat mencintai perkara2 yang dilarang apatah lagi bagi orang2 yang mencari ilmu yang rasmi(maksudnya mencari ilmu supaya mendapat gelaran yang rasmi) serta sentiasa sibuk untuk menonjolkan kehebatan diri dan mengumpulakn kesenangan dunia,kerana orang seperti ini biasanya menganggap bahawa hanya dengan sekadar memperolehi ilmu itu sudah cukup menjadi sebab keselamatannya dan sebab kebahagiaannya maka ia tidak perlu beramal dengan ilmu yang dipelajarinya itu.

orang yang seperti ini sebenarnya telah terpengaruh dengan i'tiqad dan pemikiran falsafah (penterjemah:yang dimaksudkan dengan ahli falsafah ini boleh diertikan dengan orang yang mempunyai fahaman sekular di zaman sekarang)

subahanallah,alangkah kelirunya pemikiran yang seperti ini.bukankah ia telah mengetahui bahawasanya seseorang itu apabila ia telah menghasilkan ilmu kemudian ia tidak beramal dengan ilmu yang telah diketahuinya itu,nanti pada hari kiamat ia akan disoal dengan soalan yang lebih berat daripada orang yang tidak mengetahui apa2.seperti yang telah disebutkan dalam hadith Rasulullah S.A.W yang bermaksud :

" orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat nanti adalah seorang alim yang tidak memberi manfaat akan dia oleh Allah dengan ilmunya."

dan diriwayatkan daripada Imam Al Junaid Al Baghdadi Qaddasallahu Sirrahu bahawa ada seorang bermimpi bertemu dengan beliau di waktu tidur selepas kematian beliau.Lalu orang ini bertanya kepada Imam Al Junaid Al Baghdadi dengan katanya :
apa khabar kamu wahai Abu Al Qasim(Al Junaid Al Bahgdadi)?lalu beliau menjawab:sebenarnya telah hilang ilmu yang zahir juga ilmu yang batin.dan sudah tidak ada lagi yang bermanfaat kecuali hanya beberapa rakaat yang sempat kami lakukan di tengah malam.


sama2 kita renungkan..ilmu itu untuk diamalkan,,mengingatkan diri sendiri juga..








>> harga kasih seorang khalifah..

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

01/11/2009..

kisah ini ana petik dari iluvislam.com..hasil nukilan ustaz hasrizal jamil.

kisah yang sangat menyayat hati..ana menangis sepanjang membaca kisah ni,harap sama2 kita ambil pengajaran ye sahabat2ku..

*************************************************

"Betulkah cikgu, Sultan Abdul Hamid ni jahat dan Ataturk ni baik?”, saya bertanya kepada guru mata pelajaran Sejarah semasa di Darjah 6.

“Kenapa?”, cikgu bertanya balik kepada saya.

“Saya tengok, muka Sultan ni baik. Muka Ataturk yang pelik sikit”, saya cuba mengungkapkan apa yang saya lihat di buku teks kami itu.

“Entahlah, cikgu mengajar apa yang ada di dalam buku”, cikgu saya mengalah. Dia tidak mahu saya memanjangkan persoalan itu. Ia kekal tidak berjawab sehinggalah hampir sedekat selepas itu, saya tiba di Turki.

Saya agak terkejut semasa melalui kawasan Pendik untuk ke rumah Adnan Bey. Sekumpulan lelaki pertengahan umur membaling batu ke poster yang terlekat di tembok jalan.

Ia adalah poster Sultan Abdul Hamid. Wajah yang saya saya lihat di buku teks dahulu. Kini wajah itu dibaling batu. Kenapa mereka bertindak begitu? Hati saya begitu tersentuh. Sultan Abdul Hamid dibenci oleh ramai orang sejak di zaman hidupnya, sampailah ke hari jasa dan baktinya mahu dikenang di dalam sebuah seminar yang diposterkan. Walhal, setiap kali saya membaca mengenai beliau, saya semakin sebak dan kecewa kepada suatu fitnah besar-besaran, bahawa Sultan Abdul Hamid itu digelar sebagai Sultan Merah, Pemerintah Kuku Besi dan pembazir wang negara untuk kelas piano anaknya, dan 1001 lagi tohmahan dunia kepadanya.

Mengapa engkau dibenci begitu sekali oleh manusia dunia ini?

Sesungguhnya perbuatan lelaki itu yang membaling batu kepada poster Sultan Abdul Hamid II, menghilangkan ceria saya ketika tiba di rumah Adnan Bey, guru sejarah saya di Turki.

“Hasrizal, Sultan Abdul Hamid telah membayar harga yang mahal untuk Islam dan Ummah. Saya yakin negara kamu juga ada kesan dakwah Sultan Abdul Hamid. Seruan Pan-Islamism baginda, tersebar ke seluruh ceruk rantau alam. Malaysia juga tidak terkecuali”, Adnan Bey cuba mententeramkan saya sambil menuang cay panas ke cawan.

Ya, memang dakwah Sultan Abdul Hamid sampai ke Tanah Melayu. Namanya disebut di dalam khutbah Jumaat. Datuk nenekku mendoakannya ketika Khilafah retak menanti belah. Baginda menghantar Muhammad Kamil Bey sebagai duta Pan-Islamism ke Kepulauan Melayu. Tetapi nasib Muhammad Kamil Bey tidak baik. Hayatnya tamat di tali gantung di Burma atas alasan mengadakan perancangan untuk mengancam kuasa Koloni British.

Bukan sahaja di Tanah Melayu, seruan Pan Islamism sampai ke Jepun. Maharaja Jepun, Mutsuhito Meiji (1867-1912) telah menghantar jemputan kepada Sultan Abdul Hamid agar mengutuskan mubaligh Islam ke Jepun.

“Kita berdua adalah maharaja empayar Timur. Adalah menjadi kemahuan dan keperluan masyarakat kita untuk saling mengenal dan berhubung baik. Aku melihat kuasa koloni Barat menghantar pendakwah-pendakwah mereka ke tanah airku, tetapi aku tidak bertemu dengan mubaligh agamamu, Islam. Hantarlah mereka ke tanah air ini agar pelajaran agamamu dapat membina hubungan moral antara engkau dan aku”, begitulah surat Mutsuhito kepada Sultan Abdul Hamid.

Seruannya melata dari Ghana hingga ke Korea, melangkau ke Jepun, di tangga istana maharaja. Demi perpaduan umat Islam sedunia, Sultan Abdul Hamid gigih menjalankan tanggungjawab baginda.

Saya minta izin untuk pulang awal. Saya mahu ke Beyazid, melawat makam Sultan Abdul Hamid. Adnan Bey melepaskan saya dengan senyuman.

“Jangan emosi sangat”, katanya sambil melambai kepada saya yang melangkah masuk ke dolmus.

Ketika di Uskudar, mata saya sayup memandang ke Istana Caragan di seberang Bosphorus.

“Baik aku ke Besiktas terlebih dahulu”, saya menukar plan.

Ketika kapal beransur lesu meninggalkan Uskudar, hati saya semakin resah. Kabus musim sejuk yang mengundang mendung di Selat Bosphorus menambahkan lagi perasaan sedih saya yang entah di mana hujung pangkalnya.

Tiba di Besiktas, saya mengambil bas untuk ke Istana Yildiz. Selalunya saya ke sana kerana mahu membaca buku. Tetapi kali ini saya bagai kebingungan terpukau untuk ke sana meredah sejuk tengah hari itu. Semata-mata kerana jiwa saya yang luka ketika melihat poster Sultan Abdul Hamid dibaling batu. Saya menapak laju ke Istana Yildiz, seperti mahu memberitahu kepada Sultan betapa jahil dan zalimnya rakyat baginda bertindak sedemikian rupa.

Istana Yildiz

“Beritahu mereka Tuanku, bahawa mereka sudah tersilap. Penghinaan mereka kepadamu adalah suatu kesilapan yang besar”, saya terkumat kamit sendirian.

Akhirnya saya tiba di Masjid Hamidiye Yildiz. Ia terletak tidak jauh daripada pintu masuk istana.

“Ayahanda lihat, orang ramai sudah mula memuji kecantikan rupa parasmu. Mulai hari ini ayahanda mahu anakanda memakai hijab yang sempurna kerana anakanda sudah menjadi wanita dewasa, saya bagai terngiang mendengar suara Sultan Abdul Hamid kepada anaknya Aishah semasa mereka melintas di hadapan Masjid Yildiz ini.

Saya tunduk.

Di hadapan masjid ini, terlalu banyak yang telah berlaku. Baginda Sultan Abdul Hamid pernah cuba dibunuh ketika bom diletakkan di kereta kuda baginda. Pengeboman itu berlaku sejurus selepas solat Jumaat. Allah masih mahu Sultan Abdul Hamid bertakhta memimpin umat.

Di hadapan istana ini, baginda sering mengerjakan solat dan keluar menyapa rakyat yang dekat di hati baginda. Di situ juga, baginda yang menunggang kereta kuda bersama anaknya Aishah, menitahkan agar anaknya bertudung sempurna kerana usik-usik mereka di jalanan adalah petanda kedewasaan puteri baginda Aishah Osmanoglu.

Saya mengerjakan solat Tahiyyatul Masjid di tengah-tengah dewan. Masjid sepi. Hanya ada beberapa orang tua yang bongkok menatap mushaf usang di tingkap masjid mencari sedikit cahaya.

“Ya Allah, apakah yang telah berlaku kepada umat ini?”, saya menadah tangan memohon jawapan dari Allah.

Dari pintu masjid, saya merenung sayup-sayup istana kayu Yildiz. Ia adalah kediaman baginda Sultan Abdul Hamid, selepas berpindah meninggalkan kemewahan kaum keluarganya yang sebelum ini bermastautin di Istana Dolmabahce. Engkau benar-benar pemimpin yang terpuji.

“Sesungguhnya aku tahu, bahawa nasibku semakin terancam. Aku boleh lari ke Eropah untuk menyelamatkan diri. Tetapi untuk apa? Aku adalah khalifah yang bertanggungjawab ke atas umat ini. Tempatku adalah di sini. Di Istanbul”, saya membaca kembali diari Sultan Abdul Hamid yang tergenggam di tangan.

Malam itu, Sultan Abdul Hamid dan keluarganya dikunjungi oleh sekumpulan manusia yang tidak akan dilupakan oleh sejarah.

Emmanuel Carasso, seorang Yahudi warga Itali dan wakil rakyat Salonika (Thessaloniki) di Parlimen Othmaniyyah (Meclis-i Mebusan) melangkah masuk ke istana Yildiz. Turut bersama beliau adalah Aram Efendi, wakil rakyat Armenia, Laz Arif Hikmet Pasha, anggota Dewan Senat yang juga pemimpin Armada Othmaniyyah, serta Arnavut Esat Toptani, wakil rakyat bandar Daraj di Meclis-i Mebusan.

“Bukankah waktu seperti ini adalah waktu khalifah menunaikan kewajipannya terhadap keluarga. Tidak bolehkah kalian berbincang dengan aku pagi esok?”, Sultan Abdul Hamid tidak selesa menerima kedatangan mereka yang kelihatannya begitu tergesa-gesa.

Tiada simpati di wajah mereka.

“Ummah telah memecat kamu”, Esat Pasha memberitahu. Angkuh benar bunyinya.

Satu persatu wajah ahli rombongan itu diperhati oleh Sultan Abdul Hamid.

“Apakah mereka ini sedar dengan apa yang mereka lakukan?”, baginda berfikir.

“Jika benar Ummah yang menurunkan aku, mengapa kamu datang dengan lelaki ini?”, Sultan Abdul Hamid menundingkan jarinya kepada Emmanuel Carasso.

“Apa kena mengenanya Yahudi ini dengan Ummah?”, wajah baginda kemerah-merahan menahan marah.

Sultan Abdul Hamid memang kenal benar siapa Emmanuel Carasso itu. Dia jugalah yang bersekongkol bersama Theodor Herzl ketika mahu mendapatkan izin menempatkan Yahudi di Palestin dengan penuh licik lebih sedekad yang lalu (1898). Mereka menawarkan pembelian ladang milik Sultan Abdul Hamid di Sancak Palestin sebagai tapak penempatan Yahudi di Tanah Suci itu. Sultan Abdul Hamid menolaknya dengan tegas, termasuk alternatif mereka yang mahu menyewa tanah itu selama 99 tahun.

Pendirian tegas Sultan Abdul Hamid untuk tidak mengizinkan Yahudi bermastautin di Palestin, telah menyebabkan Yahudi sedunia mengamuk. Harganya terlalu mahal. Sultan Abdul Hamid kehilangan takhta, dan Khilafah disembelih agar tamat nyawanya.

“Sesungguhnya aku sendiri tidak tahu, siapakah sebenarnya yang memilih mereka ini untuk menghantar berita penggulinganku malam itu”, Sultan Abdul Hamid meluahkan derita hatinya di dalam diari baginda.

Perancangan untuk menggulingkan baginda sudah dimulakan lama sebelum malam itu. Beberapa Jumaat kebelakangan ini, nama baginda sudah tidak disebut di dalam khutbah.

“Walaupun engkau dipecat, nyawamu berada di dalam jaminan kami”, Esat Pasha menyambung katanya.

Sultan Abdul Hamid memandang wajah puteranya Abdul Rahim, serta puteri baginda yang seorang lagi. Malang sungguh anak-anak ini terpaksa menyaksikan kejadian malam itu.

“Aku tidak membantah keputusanmu. Cuma seperkara yang kuharapkan. Izinkanlah aku bersama keluargaku tinggal di istana Caragan. Anak-anakku ramai. Mereka masih kecil dan aku sebagai bapa perlu menyekolahkan mereka”, Sultan Abdul Hamid meminta pertimbangan. Baginda sudah tahu yang tiada gunanya untuk keputusan yang dibawa oleh rombongan itu dibantah.

Itulah kerisauan terakhir baginda. Mengenangkan masa depan anak-anaknya yang ramai. Sembilan lelaki dan tujuh perempuan adalah jumlah yang besar.

Permintaan Sultan Abdul Hamid ditolak mentah-mentah oleh keempat-empat lelaki pengkhianat Ummah itu. Malam itu juga, baginda bersama ahli keluarganya hanya dibenarkan membawa sehelai dua pakaian, dan mereka diangkut di dalam gelap menuju ke Stesyen Keretapi Sirkeci. Khalifah terakhir umat Islam, dan ahli keluarganya dibuang negara ke Salonika, Greece.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar!”, azan berkumandang di puncak menara Masjid Hamidiye di Istana Yildiz itu.

Saya tersentak dari lamunan. Lengan baju saya basah mengusap air mata yang semacam tidak mahu berhenti. Pahit sungguh kenangan peristiwa malam itu.

Diari Sultan Abdul Hamid yang diterjemahkan oleh ahli sejarah Mesir yang saya anggap sebagai guru, Dr. Muhammad Abdul Hamid Harb, dikepit di bawah lengan. Saya melangkah lesu ke saf di depan masjid. Dua rakaat Rawatib saya dirikan dengan penuh lemah, menahan kesedihan dan kekecewaan yang sukar saya ungkapkan dengan bicara.

Angin lesu bertiup bersama gerimis salji di petang itu. Pohon-pohon yang tinggal rangka, semacam turut sedih mengiringi perjalanan saya menjejak tragedi penggulingan Sultan Abdul Hamid. Saya berjalan menuju ke Barbaros Bulvari untuk mengambil bas ke Eminonu.

Di Eminonu, saya berdiri sendirian memandang lepas ke Galata di seberang teluk. Bukit itu pernah menyaksikan kegemilangan Sultan Muhammad al-Fatih dan tenteranya yang telah menarik 70 kapal menyeberang bukit dalam tempoh satu malam. Semuanya gara-gara teluk di hadapan saya ini, yang telah dirantai pintu masuknya oleh Maharaja Constantinople. Sejarah itu sejarah gemilang. Ia mengundang bangga dan syukur.

Tetapi bukan itu yang mahu saya kenangkan.

Stesyen Keretapi Sirkeci


Saya melangkah menuju ke Stesyen Keretapi Sirkeci, tempat Sultan Abdul Hamid beserta sekalian isteri dan anaknya dihantar pergi meninggalkan bumi Khilafah, ke istana buruk milik Yahudi di Salonika, pembuangan negara sebelum seluruh khilafah dimusnahkan di tangan musuh Allah; si Yahudi dan konco-konco Ittihad ve Terakki.

Gerombolan tentera kedengaran melangkah penuh derap ke istana. Meriam diletupkan sebagai petanda Sultan Mehmed V Resad ditabal menjadi raja boneka. Rasmilah malam itu Sultan Mehmed V Resad menjadi Khalifah ke 99 umat Islam semenjak Abu Bakr al-Siddiq r.a. Tetapi khalifah yang satu ini sudah tiada kuasa. Hanya boneka umpan menahan pemberontakan masyarakat terhadap pembubaran Khilafah Othmaniyyah.

“Entahlah, di saat hidup dan matiku tidak menentu, aku terasa begitu tenang dan aman. Seperti sebuah gunung besar yang selama ini menghempap dadaku, diangkat penuh kelegaan”, kata Sultan Abdul Hamid di dalam diarinya.

Sultan Abdul Hamid mengusap kepala anaknya Abdul Rahim yang menangis ketakutan. Anak-anaknya yang lain turut menangis sama. Perjalanan dari Sirkeci Istanbul menuju ke Salonika di Greece penuh misteri.

“Sabarlah anak-anakku. Jika Allah mengkehendaki kematian bagi kita, bukankah kematian itu kesudahan untuk semua”, kata Sultan Abdul Hamid kepada sekalian kaum kerabat baginda.

Kereta api meluncur laju. Bumi khilafah ditinggalkan di belakang. Sejarah kegemilangan 600 tahun Bani Osman, berakhir malam itu. Palitan hitam yang mustahil untuk diputihkan kembali.

Dalam suasana malam yang sejuk, Sultan Abdul Hamid II melunjurkan kakinya di atas kerusi kereta api sambil dipicit oleh anaknya Fatimah.

“Sabarlah anakku, Ummah tidak tahu apa yang telah mereka lakukan kepada umat Muhammad ini”, baginda mengusap wajahnya dengan linangan air mata.

Saya seperti terpaku melambai baginda pergi.

Saya tinggalkan Sirkeci dan melangkah membawa diri ke stesyen tram. Saya mahu ke Beyazid.

Lama benar baginda dan ahli keluarganya dikurung di istana Yahudi yang buruk itu. Mereka dikurung di dalam bilik tanpa perabot. Pintu dan tingkap istana, dilarang daripada dibuka. Hari demi hari, adalah kematian sebelum mati bagi baginda sekeluarga. Akhirnya pada tahun 1912, Sultan Abdul Hamid dibawa pulang ke Istanbul, dan anak-anaknya bercerai berai, dibuang ke Perancis sebagai pengemis dan pelarian yang merempat di jalanan.

Sultan Abdul Hamid dikurung di Istana Beylerbeyi selama 6 tahun.

“Maafkan patik, Tuanku. Mereka tidak mengizinkan saya untuk hadir lebih awal”, doktor yang merawat Sultan Abdul Hamid berbisik ke telinga baginda.

Nafas Sultan Abdul Hamid turun naik. Penyakit asthma baginda semakin serius. Doktor sudah tidak dapat berbuat apa-apa.

Renungan Sultan Abdul Hamid menghancurkan hati doktor tersebut. Bagaimana seorang khalifah umat ini harus menemui ajalnya di tangan beliau.

“Ampunkan aku ya Allah. Tiada upaya bagi hamba-Mu yang lemah ini”, seorang doktor sudah hilang upaya.

Baginda Sultan Abdul Hamid II telah menghembuskan nafasnya yang terakhir di dalam kurungan di Istana Beylerbeyi pada 10 Februari, 1918. Pemergiannya diratapi oleh seluruh penduduk Istanbul kerana mereka sudah sedar, apakah harga kebodohan mereka membiarkan Khilafah Othmaniyyah dilumpuhkan selepas penggulingan Sultan Abdul Hamid, 10 tahun yang lalu. Menangislah… tiada sejarah yang mampu memadamkan penyesalan itu.

Selepas turun di Beyazid, akhirnya saya tiba di hadapan makam Sultan Abdul Hamid

“Akhirnya di sini tubuhmu bersemadi. Maafkan saya Tuanku kerana tidak segagahmu untuk mempertahankan Ummah ini”, saya berdiri sepi di dinding makam.

“Aku yakin yang ahli sejarah akan membelaku. Seandainya ahli sejarah Turki tidak melakukannya sekali pun, aku pasti akan ada ahli sejarah luar yang akan menegakkan keadilan buatku”, Sultan Abdul Hamid menulis suara hatinya ketika di pembuangan di Salonika, Greece.

“Hamba di sini Tuanku”, saya menadah tangan memohon taufik dari-Nya.

****************************************************





>> scientific words :suatu perbandingan..

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

26th august2009 ; 5 ramadhan 1430H

salam mahabbah fillah buat semua..ada sesuatu yang ana kongsikan bersama,muga bermanfaat..

" hati itu ibaratnya tubuh manusia.jangan biarkan virus2 or bacteria invade badan kita,nanti terkontaminasi dek strain2 yang virulance.apabila tubuh dah dapat infection,cepat pulak disseminated all over,tak kisah la bacteraemia ke lymphatic spread..susah nak bagi antibiotik or antiviral..kena pulak virus2 or bacteria yang dah resistant,kena bagi antibiotik yang bacteriacidal btul la..penicilin da out awal2 dah.."

bagi yang faham,alhamdulillah..bagi yang tidak faham sila la jgan segan2 untuk bertanya..

but one thing i want to stress here..

" ALLAH never resistant to accept our taubah "

so..the moral of the story here..
>> sentiasa lah bertaubat kepada Allah.sesungguhnya Allah Maha Penyayang..

:: ahlan ya ramadhan !

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

21ogos2009..

salam seantero alam buat semua..Alhamdulillah masih lagi kita menikmati kehidupan hari ini.Dengan udara kurniaan Allah ini,kita bernafas lalu akhirnya oksigen sampai ke segenap sel dalam badan untuk membolehkan ia berfungsi dengan sempurna..Maha Suci Allah yang menyusun atur kehidupan ini dengan tidak ada cacat celanya..syukur duhai Allah Yang Maha Kaya ats anugerah kehidupan yang tidak terhingga ini..

" Dan ingatlah ketika tuhanmu memaklumkan, "sesungguhnya jika kamu bersyukur,nescaya Aku akan menambah nikmat kepadamu,tetapi jika kamu mengingkari,maka pasti azabKu amat berat."
(surah ibrahim : 7)


saat ini terasa hati berdebar-debar,jantung pantas degupnya bagai kencangnya sang kuda berlari menempa jalan.subhanallah..saat yang ditunggu telah datang..Ya Allah,Kau telah menyampaikan hasrat impian hati ini untuk menjadi tetamu di bulan mulia ini..Ahlan2 ya ramadhan..Ramadhan kareem..Ya Allah,ku buka pintu jasad dan hatiku untukMu..

>> kalamullah siri 2 (surah at-Takathur)

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

0715 on 14ogos09

salam semantap ukhwah buat sahabat2 yang dikasihi..ana nk kongsi ilmu ckit,baru2 ni dengar rakaman audio tafsir surah at-takathur oleh ustaz zahazan dari seorang sahabat dan ana rujuk juga tafsir fi zilalil quran karangan ulama' agung as-syahid syed Qutb.sama2 kita hayati,sebagai tazkirah untuk diri sendiri n sahabat2 sekalian.

Dengan Nama ALLAH Yang Maha Pengasih dan Penyayang..

1.Bermegah-megahan telah melalaikan kamu*

2.sampai kamu masuk ke dalam kubur

3.sekali-kali tidak!kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu)

4.kemudian sekali-kali tidak!kelak kamu akan mengetahui

5.sekali-kali tidak!sekiranya kamu mengetahui dengan pasti

6.nescaya kamu benar-benar akan melihat neraka jahim

7.kemudian kamu abenar-benar kan melihat dengan mata kepala sendiri

8.kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu)


* = mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang menyebabkan dia menjadi kikir dan tidak mahu menginfakkan harta ke jalan Allah.

info daripada ustaz zahazan :

1.surah ini diturunkan sebagai peringatan kepada manusia supaya jangan terleka atas nikmat kekayaan yang Allah anugerahkan.

2.Apa yang disedekahkan akan menjadi aset manusia di akhirat kelak.

3.Antara tabiat buruk anak Adam ialah selalu hendak "lebih2",ibaratnya dapat satu hendak dua,dapat dua hendak tiga dan seterusnya.

4.Akan berhentinya tabiat yang sedemikian apabila nyawa sudah berakhir iaitu apabila sudah masuk ke alam kubur.

5.Manusia akan dipertanggungjawabkan atas apa yang mereka ada cthnya harta dan kemegahan.

6.Menurut Imam Ahmad bin Hambal dalam kitabnya Az-zuhud,3 perkara yang manusia tidak akan ditanya tentangnya,iaitu :
- rumah tempat ia berteduh
- makanan yang gunanya untuk kebaikan dan pertumbuhan tubuh badannya.
- pakaian yang digunakan untuk menutup auratnya
>> maknanya di sini,selain perkara2 asas yg disebutkan di atas,manusia akan dipertanggungjawabkan atasnya.

dipetik daripada tafsir fi zilalil quran :

1.Surah ini membawa nada yang hebat,menggerun dan mendalam seolah-olah satu suara dari seorang pemberi amran yang berdiri di suatu tempat yang tinggi dan berseru dengan suara yang kuat dan lantang.Ia menggerakkan manusia2 yang lalai,yang mabuk dalam kesenangan dan leka dalam kekeliruan yang sedang menghampiri gaung kebinasaan,sedangkan mata mereka tertutup,pancaindera mereka terpesona dan terpukau.Ia menyeru mereka dengan selantang-lantang suara.

2.ayat 1 & 2 : wahai org2 yg leka,dalam kekeliruan dan yg mabuk dlm kesenangan,wahai org2 yg lalai,yg asyik berlumba-lumba membanyakkan harta kekayaan,anak pinak dan kenikmatan dunia!ingatlah bahawa kamu sekalian lambat laun akan berpisah dengan kekayaan itu.wahai org2 yang tertipu dengan kenikmatan2 hidup,hingga lupa apa yang akan berlaku selepasnya,wahai org2 yang akan meninggalkan semua harta kekayaan dan kesenangan yang menjadi sasaran perlumbaan dan kebanggaan mereka sehingga masuk ke dalam lubang kubur yang sempit di mana tiada ruang lagi untuk berlumba-lumba dan bermegah-mega,sedarlah dan insaflah sesungguhnya kamu telah dilekakan.

3.kemudian Allah mengetuk pintu hati mereka untuk menyampaikan berita2 yg dahsyat yang menunggu mereka selepas mereka masuk ke dalam kubur dengan nada yang mendalam dan menarik ; "sekali-kali tidak!kelak kamu akn mengetahui."

4.kemudian amaran itu diulang sekali lagi dengan menggunakan kata2 yg sama yang masih membawa nada2 yang hebat dan menggerunkan ; " kemudian sekali-kali tidak!kelak kamu akan mengetahui."

5.kemudian amaran itu ditegaskan semakin mendalam dan semakin hebat membayangkan perkara yang dahsyat yang akan berlaku kepada mereka.mereka tidak sedar akan hakikat yang dahsyat itu pada saat2 mereka mabuk dalam kesenangan dan asyik dalam perlumbaan membanyakkan harta kekayaan ; "tidak sekali-kali begitu kerana jika kamu mengetahui akibatnya dengan ilmu yang yakin(nescaya kamu tidak akan berbuat demikian)."

6.kemudian didedahkan suatu hakikat dahsyat yang tersembunyi ; "sesungguhnya kelak kamu akan melihat neraka jahim."

7.kemudian hakikat itu ditagaskan sekali lagi dengan nada yang lebih mencemaskan hati ; "kemudian sesungguhnya kamu akan menyaksikannya dengan penglihatan yang yakin."

8.kemudian disampaikan amaran terakhir yg membuatkan si mabuk menjadi siuman,si lalai tersedar dan si leka memberi perhatian dan orang yg sedang berfoya-foya dalm kenikmatan menggeletar dengan nikmat2 yg ada di dalam tangannya. ; "kemudian sesungguhnya pada hari itu kamu akan ditanya tentang segala nikmat yang telah dinikmati kamu(di dunia).

9.kamu akan ditanya tentang segala nikmat itu dari mana kamu dapat?dan ke mana pula kamu belanjakannya?adakah kamu mendapat nikmat2 itu daripada kerja2 ketaatan dan kamu belanjakan ia pula pada jalan2 ketaatan?atau kamu mendapat mendapat nikmat2 itu maksiat dan kamu belanjakan ia pula pada jalan maksiat?adakah kamu memperolehi nikmat itu dari sumber yang halal dan membelanjakan ia pada jalan yg halal?atau kamu memperolehinya daripada sumber yang haram dan membelanjakan ia pula pada jalan yang haram?adakahn kamu bersyukur kepada Allah terhadap nikmat2 itu?adakah kamu menunaikan zakat?adakah kamu membahagi2kn nikmat itu kepada org lain?atau kamu bolotkan nikmat itu untuk diri kamu sahaja?

10.kamu akan ditanya tentang kegiatan2 hidup kamu yang berlumba-lumba membanyakkan harta kekayaan dan bermegah-megah dengannya.itulah tanggungjawab yang dipandang ringan oleh kamu pada saat2 kamu sedang leka dalm nikmat kesenangan tetapi akibatnya kamu akan menanggung duka nestapa yang amat berat.

11.surah ini merupakan surah yang amat jelas maksudnya.ia menyampaikan maksud2nya secara lansung ke dalam hati manusia dan menjadikan hati mereka memberi perhatian yang berat kepada akhirat dan mengenepikan kenikmatan2 dunia yang remeh dan minat2 kesukaan yang kecil yg menjadi kegemaran org2 yang kosong jiwanya.

12.surah ini menggambarkan kenikmatan hidup dunia ibarat satu tayangan sekilas dalam sebuah filem yang panjang ; "kamu akan dilekakan oleh pertandingan bermegah2 mendapat banyak harta kekayaan.sehingga kamu masuk ke dalam kubur."

13.kemudian tayangan itu berakhir dengan menutup lembarannya yang pendek.dan selepas hidup dunia,zaman akan terus melanjut dan memanjang dengan bebanan2nya yg bertambah sarat.

14.pengungkapan ayat2 itu sendiri menyampaikan saranan2 menjadi hakikat yg dibicarakan itu selaras dengan susunan ungkapan yg unik itu.

15.sebaik sahaja seseorang membaca surah yg hebat,mendalam dan menggerunkan ini,yg pada mulanya menjulang naik dengan nada yg lantang ke angkasa kemudian turun dengan nada yg tenang ke dalam lubuk hati,ia akan merasa betapa beratnya tanggungjawab hidup yg dihayatinya sebentar di dunia ini,kemudian ai akan memikul tanggungjawab yg berat itu dalam perjalanannya,kemudian di sanalah ia akan menghisabkan dirinya sendiri terhadap segala nikmat yg dinikmatinya.

wallahu'alam..

>> nasyid: Jauhnya syurga

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

JAUHNYA SYURGA -hAIKAL

09ogos2009

ku cuba menguyah keaiban di dalam diri ini
yang tertuang dalam bekas kesedaran
ku cuba menelan rasa cemas yang meracik hati jua perasaan ku
di hening taubat dan penyerahan

andai ditakdirkan waktu diundurkan kisah silam berulang
pastinya kembali mengayam ilusi mewarnai mimpi
selagi berpaut kepada impian yang entah terjadi
menafikan takdir dan ketentuanNya merubahi nasib
bukanlah ini kebetulan tapi suatu pertarungan
di antara nafsu dengan keimanan

ku sangka ku jumpa rupanya bayangan
telah ku rentasi hutan penuh dosa
mengapa ku ragu setelah dinyatakan
kepastian yang belum ku temui
sekian lamanya telah termateri suatu perjanjian
jauhnya syurga untuk aku jejaki..


* sama2 lah kita hayati lirik nasyid ini..muga Allah sentiasa memberkati kita semua.sesungguhnya rahmat Allah itu luas bagi hamba2Nya.

..come back pelangi

:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

09ogos2009

salam mawaddah buat semua.terasa sedikit kaget hendak memulakan penulisan al maklum la sudah lama rasanya ana tidak menghantar sebarang entri ke blog yang ana sayang ni.


..3 bulan yang penuh coretan kisah..


rasanya kali terakhir ana menulis di ruangan ini adalah pada pertengahan bulan mei yang lalu.saat itu ana disibukkan dgn tugasan pengajian selepas tamatnya fnal exam.then,cuti bbrapa mggu di rumah.lalu dengan ketiadaan kemudahan jalur2 lebar di rumah,ana tidak berkesempatan untuk menjenguk ke ruangan ini.

3 bulan belakangan ini ana dijengah pelbagai rasa.antara yang paling terkesan di hati ialah pemergian bonda tersayang ke rahmatullah pada 9julai yang lalu(Al Fatihah buat arwah bondaku..doakan muga rohnya sejahtera di alam sana dan ditempatkan bersama roh orang2 yang beriman).terasa saat bagai membeku seketika,seakan ana tidak percaya bahawa sesungguhnya ana telah kehilangan dia.namun segalanya adalah aturan daripada Allah Yang Maha Esa,Dia lebih tahu semua yang terbaik untuk hambaNya.Insyaallah kami sekeluarga dapat menerima hakikat ini..setiap yang hidup pasti menemui kematian..kematian itu suatu peringatan bagi mereka yang hidup.masih terakam segar di hati dan minda ana jenazah arwah bonda dengan wajah yang tersenyum.,muga bonda bahagia di alam sana.subhanallah,,kita sendiri belum tahu nasib kita saat kematian menjemput nanti..muga2 kita semua dikurniakan husnul khatimah..amiinn.

buat sahabat2 yang banyak memberi sokongan,syukran jazilan ana ucapkan..alhamdulillah kalian adalah teman2 yang sangat baik.muga Allah membalas jasa kalian,insyallah.


..diserang virus M1L1..

belakangan ini rasanya dunia sibuk2 dengan pandemik H1N1..malaysia tidak terkecuali.dengan kes yang semakin meningkat dan kes kematian yang baru,tidak hairan lah jika wabak ini ditakuti.mudah2an Allah melindungi kita daripada wabak ini,insyaallah.namun berbeza dengan keadaan ana yang berkemungkinan diserang suatu wabak yang lebih bahaya,iaitu M1L1 a.k.a malas menulis.memang tiap kali ana membuka ruangan ana ini,terlintas di hati sanubari ana untuk mencatatkan sesuatu di ruangan ilmiah ini tetapi ana seakan malas untuk menulis.ana lantas mengkoreksi diri,terlalu daif dan naif rasanya.Duhai Allah ampunkan segala kekhilafanku selama ini.ana mengagumi adik ana yang istiqamah dalam penulisan blognya,mudah2an dia sukses selalu.alhamdulillah Allah memberi kekuatan pada ana saat ini untuk menulis.segala puji bagi Allah.

" Sebesar-besar kebajikan itu adalah berakhlak dengan akhlak yang baik,dan dosa itu ialah perasaan bimbang dalam jiwa dan engkau tidak suka keadaan itu diketahui oleh orang lain."-Hadith riwayat Muslim.

wallahu 'alam..

>> sajak : munajat..


:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

28mei09

Desir bayu malam
sayup-sayup menyapa,
sejuk menjenguk sampai ke rawan..

Di bawah terang
suluhan lampu kalimantan
berteleku seorang hamba..

Usai dua rakaat menghadap MALIKnya
dua telapak tangan
bertemu dalam kusyu'..

Butir2 kata pengharapan
terdengar dalam syahdu
cermin kepada jiwa nan merindu
rindu dengan sangat
rindu pada Sang Pencipta Yang Maha Akbar..

" Tuhanku..andai ini sembahan rakaat2 yang terakhir daripadaku,
ku mohon dengan sangat..perkenankannya sebagai ibadat yang Engkau redhai..
Andai esok bagiku tiada dalam catatanMU,ku mohon..KAU akhirkanlah hayatku
dengan husnul khatimah.."

Amiinn Ya Rabbal 'Alamin..

2330,27mei09..


>> WAKTU itu KEHIDUPAN..


:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

13mei09



wahai anakku yang tercinta,


sebahagian daripada nasihat Rasulullah S.A.W kepada umatnya ialah
:



" Adalah dikira sebagai tanda berpalingnya Allah taala daripada seseorang hambaNya apabila ia selalu mengerjakan perkara yang tidak berfaedah.Dan seandainya ada satu saat sahaja daripada umurnya yang telah digunakannya pada barang yang bukan merupakan tujuan hidupnya (iaitu beribadat kepada Allah) maka layaklah bahawa akan panjang penyesalannya (pada hari kiamat nanti) dan siapa yang umurnya lebih daripada empat puluh tahun sedangkan kebaikannya masih belum dapat melebihi kejahatannya maka layaklah ia mempersiapkan dirinya untuk memasuki api neraka."

dipetik dari buku ' Ayyuhal Walad '(wahai anakku yg tercinta) karangan Imam Al-Ghazali Rahimahullah.



:: kalamullah(siri1) ::


:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

14april09,10am.

salam ukhuwwah buat sahabat2 sekalian,

pelangi nak kongsikan makna beberapa ayat dalam Al-Quran sebagai renungan kita bersama.

sesungguhnya DIA 'berbicara' terus dengan hamba2 NYA melalui mukjizat Nabi Muhammad S.A.W yang agung ni..

al-'ankabut :9-11

Dengan nama ALLAH Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang.

9- "dan orang2 yang beriman dan mengerjakan kebajikan,mereka pasti akan Kami masukkan ke dalam golongan orang yang soleh."

10- "dan diantara manusia ada yang berkata 'kami beriman kepada ALLAH',tetapi apabila dia disakiti(kerana dia beriman) kepada ALLAH,dia menganggap cobaan manusia itu sebagai seksaan ALLAH.dan jika datang pertolongan dari tuhanmu,niscaya mereka akan berkata,'sesungguhnya kami bersama kamu'.bukankah ALLAH lebih mengetahui apa yang ada di dalam dada semua manusia?"

11- "dan ALLAH pasti mengetahui orang2 yang beriman dan DIA pasti mengetahui orang2 yang munafik.

sodakollahul'azim.

sahabat2ku,ana berpesan kepada diri ana dan diri sahabat2..
peliharalah iman di hati..
jauhilah sifat munafik,sepertimana yang disebut dalam ayat di atas,
manusia meninggalkan iman kerana takutnya kepada manusia yang lain,
kerana takutnya manusia kepada siksaan manusia yang lain..
sedangkan hanya Allah Yang Maha Kuat.

sama2 kita muhasabah diri..wallahu'alam.




^^1,2,3 pelangi bercerita..


:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

14april09,08:15am.

alkisah tersebutlah di sebuah kampung,ada seorang yang bernama Abu,
dikisahkan Abu ni hidup sebatang kara,tidak berkeluarga atau mempunyai saudara mara,
malah kedua ibu bapanya telah meninggal dunia lama dahulu.

bagaikan jatuh ditimpa tangga,Abu ni seorang yang miskin,dan hidup mengharap ehsan daripada
jiran2 sekampung.memandangkan kudrat yang semakin tua,ABU lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah sahaja.jarang2 dia ke ladang atau kebun untuk mengambil upah menyiram
dan membaja tanaman.

sayugianya,di kampung itu juga terdapat sebuah keluarga yang kaya raya yang diketuai oleh Tuan Haji Ali.Tuan Haji ini tersangatlah kaya,harta miliknya sangatlah banyak.antara yang tersebut adalah 200ekar bendang sawah dan kebun2 getah,beratus2 haiwan ternak berbilang jenis seperti lembu,kambing,biri2,ayam dan lain2 lagi yang sewaktu dengannya.

Tuan Haji Ali ini tersangatlah pemurah orangnya.tiap apa yang diminta orang pasti cuba dipenuhi.kerana itulah para penduduk kampung sangat menyayangi dia.Abu juga tidak terkecuali.jika dihitung-hitung banyak sudah pemberian Tuan Haji Ali kepadanya,sampai tak terbalas.

kalakian,nak dijadikan cerita,maka pada suatu hari yang cerah,Abu seperti biasa bertandang ke rumah Tuan Haji Ali dengan segunung hajat yang besar di hati.sesampainya di rumah itu,ternampaklah Tuan Haji Ali berehat di ruang anjung rumahnya.

Abu memberi salamnya yang santun kepada Tuan Hji Ali,dengan senyuman yang manis.Tuan Haji Ali membalas senyumannya lalu mempersila tetamunya untuk masuk dan duduk bersama-samanya.Abu dipersilakan untuk santap bersama2nya.

sudah menjadi kebiasaan Tuan Haji Ali untuk menanyakan hajat kedatangan tiap tamunya.maka,tidak terkecuali dengan Abu.laksana orang mengantuk disorongkan bantal,si Abu pun menyampaikan hajatnya.

Abu :hamba ni Tuan Haji,malu selalu meminta-minta.

Tuan Haji :sebutkanlah apa ynag kamu hajatkan,aku merasa senang dapat menolong kamu.

Abu :begini,Tuan Haji,hamba berhajat untuk mempunyai seekor lembu.ye la,hamba pun bukan ada harta apa2.

Tuan Haji :lembu?kamu yakin ke dengan permintaan kamu ni?maksud aku,pelihara lembu ni bukan senang,.

Abu :hamba yakin,Tuan Haji..insyaAllah..

Tuan Haji :baiklah kalau begitu menurut kamu,aku akan tunaikan hajat kamu itu.tunggu sekejap,ye..

maka,tertunailah sudah hajat Abu untuk memiliki seekor lembu.dia pun pulang la membawa lembu itu dengan girangnya ke rumahnya.

maka tiba2 Abu terfikirlah di rumahnya tiada kandang yang khusus untuk dia meletakkan lembu yang baru didapatinya itu.tapi Abu merasakan itu tidak penting dan lembu boleh ditambat di mana2.

kalakian,hari berganti hari,masa berlari-lari.Abu meneruskan kehidupannya seperti sedia kala.lembu miliknya pula makin kurus kerana selalu merayau merata-rata dan tidak makan rumput yang baik dan segar.

alkisah sampailah di suatu hari,ada seorang penduduk kampung yang terjumpa lembu miliknya jatuh ke dalam parit air yang dalam..lalu mati lah ia di sana.maka tamatlah sudah riwayat lembu itu.

Abu berasa sangat sedih dan beringatlah dia bahawa alangkah baiknya jika dulu lembunya itu mempunyai kandang.

T.A.M.A.T


nota pengarang :walaupun cerita ini agak membosankan,pelangi berharap sahabat2 dapat apa yang cuba pelangi sampaikan.sebenarnya di sebalik cerita ni,pelangi nak bagitau beberapa perkara.

1)manusia meminta2 hidayah daripada ALLAH tetapi lupa untuk menyiapkan 'tempat' bersemadinya hidayah itu.hidayah itu berupa nuur dariNya Allah,maka tempat yang paling layak baginya adalah di hati.muhasabahlah diri,adakah kita sudah betul2 menyiapkan hati kita untuk diberi hidayah dari ALLAH atau kita sekadar melakukannya ala kadar sepertimana Abu di dalam cerita dia atas,meminta2 lembu tetapi tidak menyediakan tempat atau kandangnya hinggakan lembunya berkeliaran merata dan akhirnya mati terjatuh ke dalam parit air.Begitu jua manusia andai dikurnia hidayah dariNya tapi tidak betul2 menghargai dan menjaganya,maka lama kelamaan nuur hidayah itu akan 'pudar'.

2)manusia jarang menghargai sesuatu sehinggalah ia hilang di mata.sepertimana Abu yang lebih menghargai pentingnya seekor lembu kepadanya setelah lembu itu mati.

3)Allah Maha Pemurah,DIA kan memenuhi segala permintaan hambaNya asalkan hambaNya itu meminta dengan sungguh kepadaNya.

wallahu'alam.









...sajak : abadi sebuah destinasi...


:: ya ALLAH tuntun hatiku menujuMU ::

10 ogos 2008,6pm.


Lihatlah sesusuk jasadku yang sayu,

persis serumpun jiwa yang melatah,

sungguh,persinggahan ini memenatkan,

namun al-waqt tidak pernah sesekali tidak,

untuk melabuhkan putaranny
a...


Sedang diri ini menghit
ung,

apakah nawaitu serapuh kaca,

yang terpasak bersama ketulusan sesirna fatamorgana ini,

mampu menggapai mardhotillah,

melakar abadi maghfirahMu...


Adapun..pada sudut kalbu ini,

terbit segunung resah,

masih adakah sinar mentari esok bagiku,

masih adakah sekelumit harapan menantiku setia..,


Ya Rabbi,bantulah..

moga segala yang menjadi amalanku,

ibadahku,

pengharapanku,

Kau terima dengan sungguh,


Hayya bina..,

luruskan manifestasi hati,

menyusun jejak yang terpalit,

untuk kita bersama seiring,

menuju ke negeri yang abadi...

post on 13th april09.

istikharah cinta ~

demi masa..

jom,,tetapkan matlamat tertinggi..Allah tujuan hidup kami!

>> berbicara tentang hati..

..menghitung detik2 yang berlalu..


clock-desktop.com

:: buat semua yg bergelar sahabat ::

Friendship Quotes